Tanjabtimur-
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanjung Jabung Timur, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas penanganan konflik antara manusia dan satwa liar.
Kegiatan ini mengangkat tema” Penanganan,Pencegahan Dan Penanggulangan Konflik Antar Manusia Dan Satwa Liar Khususnya Di Kecamatan Kuala Jambi “.
Rapat Koordinasi di laksanakan aula dikantor Lurah Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi pada hari selasa (26/08/2025), kegiatan tersebut di buka oleh Sekertaris Badan Kesbangpol Baharuddin, di hadiri narasumber dari Pabung Kodim 0419/Tanjab Polres Tanjab Timur, Kacabjari Tanjab Timur wakil Ketua DPRD Tanjab Timur serta BPSPL Padang cabang Jambi.
Dalam laporannya Kaban Kesbangpol yang di wakili Bidang Analis Hubungan Antar Lembaga Ruslan mengatakan. Kegiatan ini mengangkat tema “Penanganan,Pencegahan Dan Penanggulangan Konflik Antar Manusia Dan Satwa Liar Khususnya Di Kecamatan Kuala Jambi “. maksud dilaksanakannya kegiatan ini untuk peningkatan penanganan, pencegahan dan penanggulangan terhadap satwa liar yang dapat mengganggu stabilitas keamanan masyarakat, dengan tujuan, meminimalisir interaksi dengan satwa liar di kecamatan Kuala Jambi. Baik itu satwa yang tergolong ganas maupun yang tidak ganas sekalipun.
Kegiatan Rapat Koordinasi ini di buka oleh Bupati Tanjab Timur yang diwakili Sekertaris Badan Kesbangpol Baharudin.
Saat membacakan Sambutan Bupati Tanjab Timur, Sekertaris Badan Kesbangpol Baharudin mengatakan. Kabupaten Tanjab Timur khususnya Kecamatan Kuala Jambi memiliki wilayah pesisir dan sungai yang besar di Kecamatan Kuala Jambi. selain itu Kabupaten Tanjab Timur juga di anugerahi alam yang subur dan perairan yang kaya akan ekosistem yang masih terjaga, namun di balik itu semua menghadapi tantangan yang sangat serius yaitu meningkatnya interaksi antara manusia dengan satwa liar, khususnya buaya muara yang mendiami sungai sungai yang ada di Kabupaten Tanjab Timur.
Menghadapi persoalan ini diperlukan penanganan yang terpadu, sistematis dan berbasis kolaborasi lintas sektoral. kita tidak bisa menyerahkan tanggung jawab ini kepada satu pihak, kita semua baik itu elemen Pemerintah, Aparat keamanan, Tokoh masyarakat, Akademisi hingga masyarakat nelayan semua harus bergerak bersama untuk menghadapi persoalan ini.
Ada Empat (4) yang perlu di bahas dalam Rapat Koordinasi ini.
1. Keselamatan Warga.
2. Keseimbangan Ekosistem.
3. Pembangunan Ekonomi.
4. Regulasi dan Hukum.
Melalui Forum Rapat Koordinasi ini, mari kita semua untuk bersatu padu bahu membahu dan berkomitmen penuh dalam menghadapi tantangan konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya buaya yang ada di kecamatan Kuala Jambi Ini.
Mari kita selamatkan masyarakat kita dan memelihara kelestarian lingkungan kita. Wariskan bumi yang lebih aman dan Harmonis untuk generasi mendatang.(BSG).
Discussion about this post