Tanjabtimur-
Tim penilai lomba Tanaman Obat-obatan Keluarga (TOGA) melakukan penilaian di setiap Dasa Wisma yang ada di beberapa RT Kelurahan Talang Babat Kecamatan Muara Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Talang Babat Deni Suparman beserta Ketua tim penggerak PKK dan Ketua RW 01 Kelurahan Talang Babat beserta Tim Penilai yang hadir di salah satu Toga Tapak Dara yang ada di RT 15 Kelurahan. Talang Babat.
Tim Penilai Toga (Tanaman Obat Keluarga) hadir di RT untuk melakukan penilaian terhadap lomba atau program Tanaman Obat Keluarga, di mana mereka akan mengevaluasi berbagai aspek seperti jenis dan jumlah Toga yang ditanam, keberadaan label identitas, dokumentasi kegiatan, variasi olahan Toga, hingga partisipasi masyarakat dan kekompakan dalam kegiatan tersebut.
Kunjungan tim penilai ini biasanya dilakukan untuk kegiatan seperti lomba Asuhan Mandiri Toga (Asman Toga) baik di tingkat desa, kecamatan, hingga provinsi.
Dalam kesempatan tersebut Tim penilai mengevaluasi stan atau kebun Toga yang ada di RT 15.
Penilaian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana program Toga dijalankan dan sejauh mana pemahaman masyarakat tentang manfaat dan pengolahan Toga.
Kunjungan ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif menanam dan memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga di sekitar rumah mereka untuk kesehatan.
Adapun aspek yang Dinilai dari
Tim penilai akan melihat beberapa indikator, seperti jenis dan jumlah berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA).
Lurah Talang Babat Deni Suparman dalam kesempatan itu mengatakan, lomba penilaian ini dilakukan di setiap dasa wisma beberapa RT terutama untuk penilaian Tanaman Obat-obatan Keluarga (TOGA).
“Ya, kegiatan kita hari ini mendampingi tim penilai lomba TOGA yang keliling di setiap Dasa Wisma Kelurahan Talang Babat ,” katanya.
Deni Suparman juga mengapresiasi untuk setiap Dasa Wisma yang sudah ikut melestarikan tanaman obat-obatan.
Seperti diketahui, lanjutnya, tanaman obat-obatan sangat bermanfaat untuk masyarakat terutama obat herbal.
“Kita dari pihak pemerintah Kelurahan sangat mengapresiasi. Ditengah kesibukan, ibu-ibu di Kelurahan Talang Babat Khususnya di RT 15 masih antusias melestarikan dan menekuni untuk pemanfaatan budidaya tanaman TOGA,” ucapnya.
Adapun untuk tim penilai melibatkan pihak dari PKK Kecamatan Muara Sabak Barat.
Saat memberikan sambutan tim penilai menyebut, bahwa penilaian ini bukan hanya dari keindahan, namun tidak terlepas fungsi serta kegunaan dan lengkapnya tanaman obat-obatan itu sendiri.
Selain menilai TOGA, rombongan tim penilai juga melakukan tanya jawab terhadap tim penggerak PKK kelurahan Talang Babat.(BSG).
Discussion about this post