RJ.COM – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Provinsi Jambi kembali menjadi ruang konsolidasi kader dalam memperkuat peran keluarga di era digital. Pada kegiatan yang berlangsung di Ev Garden, Paal Merah, Kota Jambi, Selasa (25/11/2025).
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesti Haris, mengajak seluruh kader untuk meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat pola asuh yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi kini menjadi kebutuhan, namun penggunaannya harus disertai kemampuan memilah informasi.
“Teknologi itu penting, tetapi harus digunakan secara bijak. Kader PKK perlu terus belajar dan beradaptasi agar mampu memberi contoh yang baik bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Hesti Haris juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya pola asuh ramah anak. Menurutnya, orang tua dituntut lebih sabar dan tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi perilaku anak di tengah pesatnya arus digital.
Ia menegaskan bahwa orang tua dan kader PKK harus membekali diri dengan pengetahuan agar dapat membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan tersebut, Hesti Haris membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK, Ny. Tri Tito Karnavian, yang menyoroti kontribusi PKK terhadap program Asta Cita dalam RPJMN 2025–2029. Gerakan PKK tercatat berperan pada lima pilar utama, termasuk ketahanan pangan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui industri kreatif.
Tema HKG PKK ke-53, “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” dipilih untuk mempertegas komitmen PKK dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
PKK mendapatkan dukungan melalui berbagai regulasi, seperti Perpres 99/2017 dan sejumlah Permendagri yang mengatur kelembagaan serta pengelolaan keuangan bagi program PKK. Berdasarkan data APBD 2025 dalam SIPD, kegiatan pembinaan PKK tersebar di 38 provinsi, 327 kabupaten, dan 82 kota dengan total anggaran mencapai Rp499,08 miliar.
Sementara itu, Siskeudes 2024 mencatat pembinaan PKK di 35.325 desa mengalokasikan anggaran total Rp202,55 miliar, meski baru 46 persen desa yang menganggarkan secara konsisten.
Dalam sambutan Ketua Umum TP PKK yang dibacakan pada kegiatan tersebut, ditegaskan kembali lima strategi prioritas gerakan PKK sebagai arah kerja nasional. Strategi pertama adalah penyusunan program kerja yang berkelanjutan, sehingga setiap langkah organisasi dapat dilakukan secara terukur dan berdampak langsung bagi keluarga dan masyarakat.
Strategi kedua menekankan pentingnya peningkatan asupan gizi bagi balita, ibu hamil, dan lansia sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga di bidang kesehatan. Kemudian, strategi ketiga adalah penguatan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi agar kader mampu mengikuti perkembangan zaman dan lebih efektif dalam menjalankan program.
Strategi keempat menyoroti perlunya kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperluas jangkauan program PKK. Sementara itu, strategi kelima mendorong optimalisasi teknologi digital sebagai sarana promosi dan edukasi keluarga, termasuk dalam penyebaran informasi yang lebih cepat dan akurat.
Rangkaian kegiatan HKG PKK ke-53 ini juga diisi dengan pengumuman pemenang Lomba Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi, yang mencakup beberapa kategori lomba.
Pada Lomba Tertib Administrasi, juara pertama diraih Desa Rawa Jaya (Merangin), disusul Desa Kuamang Jaya (Bungo) sebagai juara kedua, dan Desa Purwoharjo (Tebo) sebagai juara ketiga. Kategori harapan diberikan kepada Kelurahan Kelung (Sungai Penuh), Desa Mekar Sari Ness (Batang Hari), Desa Bukit Suban (Sarolangun), dan Desa Pelayang Raya (Sungai Penuh).
Untuk Lomba Dasawisma, Desa Rawa Jaya (Merangin) kembali meraih juara pertama, disusul Desa Bukit Sari (Bungo) sebagai juara kedua, dan Kelurahan Beringin (Kota Jambi) sebagai juara ketiga. Tiga peserta lainnya meraih gelar harapan, yakni Desa Koto Baru, Desa Purwoharjo, dan Desa Bukit Suban.
Pada Lomba PAAREDI, juara pertama ditempati Desa Ujung Tanjung (Bungo), juara kedua Kelurahan Pematang Sulur (Kota Jambi), dan juara ketiga Desa Wana Arum (Tebo). Harapan diberikan kepada Desa Air Puri, Desa Pulau Tujuh, dan Desa Ujung Tanjung.
Di kategori Lomba Gelari Pelangi, juara pertama diraih Desa Tanjung Agung (Bungo), juara kedua Desa Suka Damai (Tebo), dan juara ketiga Kelurahan Talang Banjar (Kota Jambi). Tiga daerah lain menerima penghargaan harapan, yakni Desa Tanjung Makmur, Desa Siliwangi, dan Desa Pelakar Jaya.
Untuk Lomba AKU HATINYA PKK, Desa Rawa Jaya (Merangin) kembali menjadi juara pertama, juara kedua diraih Desa Koto Baru (Kerinci), dan juara ketiga Desa Tanjung Tayas (Tanjab Barat). Penghargaan harapan diberikan kepada Kelurahan Simpang III Sipin, Desa Pelayang Raya, dan Dusun Sumber Harapan.
Terakhir, pada Lomba Gagah Bencana, juara pertama diraih Desa Sungai Buluh (Bungo), juara kedua Desa Wana Arum (Tebo), dan juara ketiga Desa Kunkai (Merangin). Penghargaan harapan diberikan kepada Kelurahan Eka Jaya, Desa Dusun Mudo, dan Desa Bukit Suban. (Adv)

















Discussion about this post