RJ.COM – Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengukuhkan Hj. Hesti Haris sebagai Bunda Literasi Provinsi Jambi melalui Keputusan Gubernur Jambi Nomor 1049/KEP.GUB/DPAD/2025. Pengukuhan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Ev Garden Kota Jambi, Selasa (25/11/2025).
Pengukuhan ini menjadi langkah strategis Pemprov Jambi dalam memperkuat gerakan literasi masyarakat, khususnya penguatan literasi keluarga dan budaya membaca di semua lapisan masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menyampaikan bahwa HKG PKK merupakan momentum untuk meneguhkan kembali peran PKK sebagai pilar pemberdayaan keluarga selama lebih dari lima dekade.
“PKK telah menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang berdaya dan mandiri, sekaligus menjadi pilar pembangunan masyarakat,” ujar Sudirman.
Ia menyebut, berbagai dinamika yang dihadapi hingga saat ini membuktikan ketangguhan kader PKK dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap peringatan HKG PKK ke-53 sekaligus Rakerda PKK 2025 menjadi ruang memperkuat sinergi antara PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Sekda Sudirman juga menegaskan peran strategis PKK dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) yang mencakup lima pilar yakni Pro-Jambi Cerdas, Pro-Jambi Sehat, Pro-Jambi Responsif, Pro-Jambi Tangguh, Pro-Jambi Agamis
Menurutnya, PKK memiliki kemampuan menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput sehingga berperan signifikan dalam memperkuat implementasi setiap pilar Pro-Jambi.
Ia turut merinci kontribusi PKK pada masing-masing pilar, antara lain penguatan literasi keluarga, gerakan hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan pangan keluarga, penguatan UMKM, serta pembinaan nilai moral dan keagamaan dalam keluarga.
Sekda Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK se-Provinsi Jambi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendampingi masyarakat.
Setelah dikukuhkan, Bunda Literasi Hj. Hesti Haris menyampaikan komitmennya untuk memperkuat budaya literasi di Provinsi Jambi, dimulai dari lingkungan keluarga sebagai ruang belajar pertama.
Hj. Hesti Haris juga mengajak masyarakat meningkatkan kebiasaan membaca buku, terutama di tengah maraknya penggunaan gawai.
“Para pakar menyebut membaca buku membuat kita lebih fokus dan memberikan rekaman memori yang lebih baik dibandingkan membaca melalui gawai yang rentan distraksi,” ujarnya.
Ia mengingatkan imbauan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengenai pentingnya kembali membiasakan membaca dan menulis dengan tangan, bukan hanya mengandalkan teknologi seperti aplikasi kecerdasan buatan.
“Teknologi boleh digunakan untuk membantu, tetapi kemampuan dasar membaca, menulis, dan berpikir tetap harus diasah. Jangan bergantung penuh pada teknologi,” tegasnya.
Pemprov Jambi berharap hadirnya Bunda Literasi dapat memperkuat gerakan literasi di seluruh kabupaten/kota, mulai dari PAUD, sekolah, komunitas, hingga keluarga melalui kolaborasi PKK dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat Jambi yang lebih cerdas, berdaya, dan berkeadaban. (Adv)

















Discussion about this post