Tanjabtimur–
Intensitas hujan yang cukup tinggi disertai banjir rob yang melanda wilayah pinggiran sungai menyebabkan tanggul di Desa Koto Kandis Dendang, Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjab Timur jebol. Tanggul tersebut diketahui baru selesai dikerjakan sekitar lima bulan lalu melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi
Jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan air meluap dan merendam lahan pertanian serta kebun milik masyarakat Desa Koto Kandis Dendang. Kondisi ini membuat para petani resah karena tanaman padi dan komoditas perkebunan terancam gagal panen.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tanggul yang jebol sebelumnya diharapkan mampu menahan luapan air sungai, terutama saat musim hujan dan banjir rob. Namun kenyataannya, bangunan tanggul tersebut tidak mampu bertahan saat debit air meningkat.
Begitu menerima laporan dari masyarakat terkait jebolnya tanggul, Kapolsek Dendang Iptu Sunarto bersama personel Polsek Dendang serta Kepala Desa Koto Kandis Dendang, Suwito, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi tanggul yang rusak.
Saat berada di lokasi, Kapolsek Dendang Iptu Sunarto menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung guna memastikan dampak yang ditimbulkan serta menghimpun informasi dari warga sekitar.
“Kami turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanggul yang jebol dan dampaknya terhadap masyarakat. Saat ini air sudah menggenangi lahan pertanian warga. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar segera ada penanganan,” ujar Iptu Sunarto.
Sementara itu, Kepala Desa Koto Kandis Dendang, Suwito, berharap agar tanggul yang jebol dapat segera diperbaiki oleh pihak terkait. Menurutnya, apabila perbaikan tidak segera dilakukan, maka dampaknya akan semakin luas dan merugikan masyarakat.
“Kami sangat berharap tanggul ini cepat diperbaiki. Kalau dibiarkan terlalu lama, lahan pertanian warga akan terus terendam dan ini bisa berdampak serius terhadap hasil panen padi masyarakat,” ungkap Suwito.
Kades Suwito berharap adanya langkah cepat dari instansi berwenang untuk melakukan perbaikan tanggul demi menyelamatkan lahan pertanian dan perekonomian masyarakat Desa Koto Kandis Dendang.(BSG).

















Discussion about this post