Tanjabtimur –
Suasana sore di RT 01 Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, pasar bedug tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga memadati pasar bedug yang sudah lama menjadi pusat berburu takjil dan hidangan berbuka puasa setiap bulan Ramadan.
Menariknya, meskipun Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah menyediakan pasar bedug resmi di depan Taman PKK Kelurahan Rano, sebagian besar warga justru tetap memilih pasar bedug yang berada di RT 01 Talang Babat.
Terlihat sejak pukul 16.00 WIB, deretan lapak pedagang mulai dipadati pembeli. Aneka takjil seperti kolak, es buah, gorengan, hingga kue tradisional tersaji berjejer. Tak hanya itu, pasar bedug di lokasi ini juga menyediakan lauk pauk siap santap, sehingga warga bisa sekaligus membeli menu utama untuk berbuka.
Salah seorang pengunjung mengaku sudah sejak lama berbelanja di pasar bedug tersebut setiap Ramadan.
“Pasar bedug di RT 01 ini memang sudah dari dulu ada. Selain takjil dan kue, di sini juga ada lauk pauk lengkap. Jadi lebih praktis,” ujarnya.
Saat ditanya mengapa tidak beralih ke pasar bedug yang telah disiapkan pemerintah daerah, ia mengaku faktor kebiasaan menjadi alasan utama.
“Mungkin karena sudah terbiasa. Setiap bulan Ramadan saya bersama keluarga selalu mencari menu berbuka di sini,” tambahnya.
Meski begitu, ia tetap memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah yang menyediakan alternatif lokasi pasar bedug di depan Taman PKK Kelurahan Rano.
“Saya tetap mensupport adanya pasar bedug di Taman PKK. Itu bagus untuk meramaikan dan memberi kesempatan pedagang lain juga,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Daerah memang telah menyiapkan pasar bedug terpusat di kawasan Taman PKK sebagai upaya penataan dan memberikan ruang yang lebih tertib bagi para pelaku UMKM. Namun demikian, Pemkab Tanjab Timur tidak melarang masyarakat yang ingin membuka pasar bedug secara mandiri, baik secara individu maupun berkelompok, selama tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta tidak mengganggu arus lalu lintas.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap geliat ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Dengan adanya fleksibilitas itu, warga memiliki pilihan lokasi untuk berjualan maupun berbelanja sesuai kenyamanan masing-masing.
Keberadaan beberapa titik pasar bedug ini sekaligus menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan aktivitas ekonomi masyarakat di bulan Ramadan. Diharapkan seluruh pihak tetap menjaga suasana kondusif agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan aman dan nyaman.(BSG).












Discussion about this post