RJ.COM – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menerima audiensi United Nations Children’s Fund (UNICEF) di ruang kerjanya bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baru-baru ini. Pertemuan tersebut membahas program penguatan literasi dan numerasi bagi siswa sekolah dasar (SD) kelas awal.
Audiensi itu menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya pada fase fondasi kemampuan membaca, menulis, dan berhitung bagi siswa kelas 1 dan kelas 2 SD di Kabupaten Batang Hari.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan UNICEF Indonesia menyampaikan komitmennya mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama terkait pemenuhan hak anak atas pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Sebagai bagian dari komitmen itu, UNICEF Indonesia bekerja sama dengan Tanoto Foundation dan Gates Foundation melaksanakan program Foundation Literacy and Numeracy Improvement through Systematic, Timely, and Cost-Effective Data-Driven Decision Making (FAASTER).
“Program ini dirancang untuk memperkuat literasi dan numerasi siswa kelas awal melalui pendekatan berbasis data yang sistematis, tepat waktu, dan efektif dari sisi biaya, sehingga pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berdampak,” ujar Fadhil.
Melalui audiensi tersebut, UNICEF mengajukan konfirmasi komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari sekaligus melakukan konsultasi awal guna mendukung perancangan program ke depan.
Bupati Fadhil menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen Pemkab Batang Hari dalam mendukung program peningkatan mutu pendidikan dasar.
Menurut dia, penguatan literasi dan numerasi sejak dini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan pembangunan.
“Kami berkomitmen mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, khususnya di jenjang pendidikan dasar,” kata Fadhil.
Pemkab Batang Hari berharap sinergi dengan mitra pembangunan dapat memperkuat kualitas pembelajaran di kelas awal, sehingga siswa memiliki fondasi literasi dan numerasi yang memadai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (Adv)

















Discussion about this post