Tanjab Timur –
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak membebaskan enam orang warga binaan melalui program integrasi.
Pembebasan ini menjadi momen haru bagi para narapidana yang akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan.
Ke Enam warga binaan tersebut berasal dari berbagai latar belakang kasus pidana. Mereka dinyatakan memenuhi syarat untuk mendapatkan hak integrasi setelah menjalani masa pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo, menjelaskan bahwa pembebasan tersebut diberikan karena para warga binaan telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif selama menjalani masa hukuman.
“Mereka mendapatkan haknya karena telah memenuhi syarat, baik secara administrasi maupun substansi. Selama menjalani masa pidana juga tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin,” ujar Askari.
Ia menambahkan, para Warga Binaan tersebut telah menjalani masa pembinaan sekurang-kurangnya dua pertiga dari total masa hukuman sehingga berhak memperoleh program integrasi.
“Mereka berasal dari tindak pidana yang bervariasi dan sudah memenuhi syarat menjalani pembinaan dua per tiga masa hukuman, sehingga diberikan haknya,” tambahnya.
Sebelum pembebasan dilakukan, warga binaan yang menerima berbagai tahapan proses, termasuk penelitian kemasyarakatan yang dilakukan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jambi. Hasil penelitian tersebut kemudian diverifikasi oleh pihak pusat sebelum keputusan pembebasan diterbitkan.
Askari berharap, para warga binaan yang telah bebas dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat serta tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Kami berharap pembebasan ini membawa berkah bagi mereka dan keluarganya. Kami juga mengajak masyarakat agar dapat menerima mereka kembali dengan hati terbuka, sehingga mereka merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri,” pungkasnya.
Pembebasan warga binaan menjelang Hari Raya Idul Fitri ini diharapkan menjadi momentum bagi para warga binaan untuk memulai lembaran baru dan kembali berkontribusi positif di lingkungan masyarakat.(BSG).













Discussion about this post