RJ.COM – Ketua Pembina Posyandu Provinsi Jambi, Hj. Hesti Haris, menyerahkan secara simbolis bantuan 50 unit bedah rumah bagi masyarakat Kota Jambi melalui Program Pro Jambi Tangguh.
Penyerahan dilakukan di kediaman Insafnir, warga RT 14 Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Jumat (29/8/2025) sore.
Dalam sambutannya, Hesti Haris menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, terutama di kawasan perkampungan yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.
“Masih ada masyarakat yang mandi, mencuci, bahkan buang air di saluran irigasi. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Maka dari itu, mari kita syukuri bantuan yang ada hari ini, sekaligus menjadi motivasi untuk memperjuangkan pembangunan yang merata di seluruh kabupaten/kota,” kata Hesti.
Hesti juga menjelaskan bahwa program Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kini telah menjadi gerakan besar lintas sektor, tidak hanya pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, perumahan, sosial, lingkungan, hingga kesiapsiagaan bencana.
“Kota Jambi bahkan masuk nominasi nasional dan akan mempresentasikan capaian Posyandu di Rakornas Posyandu di Jakarta. Ini bukti kerja keras dan sinergi bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar pendamping program Bedah Rumah memperhatikan aspek kesehatan lingkungan.
“Setiap rumah harus memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik agar layak huni dan sehat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kota Jambi, dr. Nadiyah, Sp.Og, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jambi.
“Program ini membuktikan adanya sinergi nyata antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi, didukung TP-PKK dalam implementasi Posyandu 6 SPM,” ujarnya.
Menurut Nadiyah, sejak diberlakukannya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu telah direvitalisasi menjadi pusat pelayanan masyarakat di enam bidang SPM. Kota Jambi sendiri telah memiliki 68 Posyandu 6 SPM, dengan 12 di antaranya menjadi proyek percontohan.
Di bidang kesehatan, Posyandu menjadi garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting.
“Alhamdulillah, angka stunting di Kota Jambi turun dari 13,5 persen menjadi 10,3 persen. Target tahun depan di bawah 8 persen. Tentu ini hasil kerja bersama,” jelas Nadiyah.
Selain itu, Posyandu juga berperan dalam perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih, peningkatan infrastruktur dasar, pendampingan kelompok rentan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Program Bedah Rumah sendiri diprioritaskan bagi keluarga dengan balita, penderita penyakit kronis, dan masyarakat miskin dengan kondisi rumah yang memengaruhi kesehatan. (Adv)
Discussion about this post