RJ.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang efektif dan berkelanjutan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Jambi Masa Bakti 2023–2028, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (29/8/2025) malam.
Acara tersebut dihadiri Ketua Harian DPP Perhiptani Ir. H. Fathan A. Rasiyid, M.Agr., Sekjen DPP Perhiptani Ir. M. Ridho Ismael, MM., Ketua Terpilih DPW Perhiptani Jambi Ir. Rumusdar, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Wagub Sani menekankan peran vital sektor pertanian dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pertanian tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, dan pengembangan pertanian berkelanjutan.
“Pertanian merupakan sektor strategis, tidak hanya menyokong ketahanan pangan, tetapi juga perekonomian di banyak daerah, termasuk di Jambi,” ujar Sani.
Sani menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menjalankan program pembangunan pertanian melalui Program Jambi Tangguh (2022–2024).
Program tersebut akan dilanjutkan dengan Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi), yang berfokus pada peningkatan produktivitas lahan pertanian untuk mendukung lumbung pangan desa dan daerah.
Visi pembangunan Jambi dalam RPJMD 2025–2029 adalah “Mewujudkan Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029”. Salah satu misinya adalah memperkuat daya saing daerah di bidang pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata.
“Saya sangat mengapresiasi Perhiptani sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada, ketahanan, dan kedaulatan pangan. Perhiptani juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Lebih lanjut, Sani menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing. Ia berharap Perhiptani rutin melakukan penyuluhan agar petani Jambi memiliki keterampilan teknis yang lebih baik.
“Saya ucapkan selamat bekerja kepada DPW Perhiptani Jambi 2023–2028. Semoga dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan pertanian dan kesejahteraan petani,” pungkas Sani.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Perhiptani, Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., menegaskan bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi kekayaan alam yang besar. Namun, pemanfaatannya harus dikelola oleh SDM yang memiliki keahlian di bidang pertanian.
“Pengelolaan yang baik akan meningkatkan kualitas sumber daya alam sekaligus nilai ekonominya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Adv)
Discussion about this post