Tanjabtimur-
Kasus dugaan penipuan dana haji yang melibatkan HM, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Nurdin Hamzah, ternyata tidak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Timur, AKP Ahmad Soekany Daulay, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Tanjab Timur.
Ia menjelaskan bahwa aksi penipuan yang dilakukan tersangka HM telah menjangkau wilayah lain di Provinsi Jambi, bahkan hingga ke luar provinsi.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban penipuan tidak hanya berasal dari Tanjab Timur. Ada juga yang berasal dari wilayah lain di Provinsi Jambi, bahkan ada yang di luar Provinsi Jambi,” ungkap AKP Ahmad Soekany Daulay.
Modus yang digunakan tersangka HM yakni dengan menjanjikan keberangkatan ibadah haji melalui jalur khusus dengan iming-iming waktu tunggu singkat.
Para korban kemudian diminta menyetorkan sejumlah uang, namun hingga batas waktu yang dijanjikan, keberangkatan haji tersebut tidak pernah terealisasi.
Terbongkarnya kasus ini menimbulkan keprihatinan publik, mengingat tersangka merupakan seorang ASN yang seharusnya menjadi contoh dan pelayan masyarakat. Status tersangka sebagai pegawai negeri dinilai mencederai kepercayaan masyarakat, khususnya para calon jamaah haji yang berharap dapat menunaikan rukun Islam kelima.
Pihak kepolisian menegaskan masih terus melakukan pendalaman kasus, termasuk membuka kemungkinan adanya korban lain dan menelusuri aliran dana yang telah diterima tersangka.
Tidak menutup kemungkinan, jumlah korban dan kerugian akan terus bertambah seiring berjalannya proses penyidikan.
Polres Tanjab Timur juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan serupa untuk segera melapor agar kasus ini dapat diungkap secara menyeluruh dan transparan.(BSG).












Discussion about this post