Tanjabtimur –
Warga Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di Sungai Blok A, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui bernama Bidin (83), seorang petani yang berdomisili di RT 18 Desa Bukit Baling. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui warga setelah adanya laporan dari anak-anak yang melihat benda mencurigakan menyerupai kepala manusia mengapung di aliran sungai tersebut.
Kapolsek Geragai Iptu Saryono, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, menjelaskan bahwa sebelum penemuan mayat, pihak keluarga korban telah melakukan pencarian sejak dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, salah satu anggota keluarga bernama Sunari mendapat informasi dari mertuanya bahwa orang tua mereka belum kembali ke rumah.
“Mendapat informasi tersebut, pihak keluarga langsung melakukan pencarian di sekitar rumah dan lingkungan tempat biasa korban beraktivitas. Namun hingga pagi hari, korban belum juga ditemukan,” jelas Kapolsek.
Karena tidak membuahkan hasil, pihak keluarga kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada tetangga dan kerabat untuk membantu melakukan pencarian. Hingga menjelang siang, tidak ada warga yang mengetahui keberadaan korban.
Sekitar pukul 14.00 WIB, beberapa anak yang bermain di sekitar Sungai Blok A melihat benda mencurigakan mengapung di sungai. Setelah diperiksa oleh warga, benda tersebut ternyata adalah sesosok mayat manusia. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada pihak keluarga korban dan aparat setempat.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Geragai bersama Camat Geragai dan masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Jenazah korban berhasil dievakuasi dari sungai dan selanjutnya akan dibawa ke rumah duka di Desa Bukit Baling.
Setibanya di rumah korban, Ketua RT setempat bersama personel Polsek Geragai berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Simpang Pandan untuk dilakukan pemeriksaan medis berupa visum luar terhadap jenazah guna mengetahui kondisi fisik korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti meninggalnya korban.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.(BSG).












Discussion about this post