Tanjabtimur-
Dalam rangka bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menghadirkan suasana baru di jantung ibu kota kabupaten dengan membuka
Pasar Bedug dan Ramadan Fair.
Program ini menjadi yang perdana digelar oleh pemerintah daerah dan langsung mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kehadiran Pasar Bedug di pusatkan di depan taman rakyat, program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memudahkan warga dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa. Rencananya beragam menu takjil, makanan khas Ramadan, hingga aneka minuman segar akan tersedia setiap sore menjelang waktu berbuka.
Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) turut menggandeng penyedia wahana permainan untuk memeriahkan Ramadan Fair. Area ini tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga ruang hiburan keluarga yang dapat dinikmati masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Tanjung Jabung Timur, Rinaldi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengatur sistem parkir demi kenyamanan pengunjung.
Untuk Pasar Bedug yang berlangsung sore hari, parkir digratiskan bagi masyarakat. Sementara itu, wahana permainan di area Ramadan Fair baru dibuka pada malam hari setelah sholat tarawih, dan pada waktu tersebut pengunjung akan dikenakan biaya parkir.
“Siang hingga menjelang berbuka puasa, masyarakat bisa datang berbelanja dengan nyaman tanpa biaya parkir. Malam harinya, setelah salat tarawih, wahana permainan mulai beroperasi,” jelas Rinaldi.
Sementara itu, Ridho selaku vendor wahana permainan menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya menghadirkan berbagai wahana hiburan, tetapi juga pasar malam yang menyediakan kebutuhan menjelang Lebaran. Mulai dari pakaian, aksesori, hingga kue kering khas Idulfitri tersedia untuk masyarakat yang ingin berbelanja.
Menurutnya, kehadiran wahana permainan dan pasar malam ini diharapkan dapat menjadi alternatif hiburan keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal selama Ramadan.Dengan adanya Pasar Bedug dan Ramadan Fair,
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan silaturahmi warga selama bulan suci. Selain mendukung UMKM lokal, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pedagang serta menciptakan suasana Ramadan yang lebih semarak dan penuh kebersamaan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berkunjung agar suasana Ramadan tetap nyaman dan kondusif bagi semua pihak.(BSG).














Discussion about this post