Tanjab Timur –
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah terjadinya tindakan kekerasan di lingkungan pendidikan, Kapolsek Geragai Iptu Saryono hadir sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan di SMA Negeri 5 Tanjab Timur (02/02/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), majelis guru, serta staf sekolah. Dalam amanatnya, Kapolsek Geragai menyampaikan berbagai himbauan, arahan, dan langkah-langkah pencegahan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan sekolah.
Kapolsek Geragai Iptu Saryono dalam sambutannya, menyinggung kejadian pada Januari 2026 lalu, terkait aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh siswa/i SMK Pertanian Tanjab Timur, terhadap salah satu oknum guru di sekolah tersebut.
Peristiwa itu dinilai berdampak serius karena berkembang menjadi tindakan kekerasan, kerusuhan, serta konflik yang berpotensi mengganggu keamanan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Atas kejadian tersebut, kami mengingatkan seluruh pelajar agar tidak melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. Setiap permasalahan harus diselesaikan dengan cara yang baik dan sesuai aturan hukum,” tegas Kapolsek.
Iptu Saryono juga memberikan penekanan terkait tertib berlalu lintas. Ia menghimbau para pelajar untuk menghindari aksi kebut-kebutan di jalan raya serta selalu menaati peraturan lalu lintas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kapolsek juga mengingatkan agar para siswa menggunakan perlengkapan kendaraan bermotor sesuai standar pabrikan dan tidak melakukan modifikasi yang melanggar ketentuan, seperti penggunaan knalpot brong.
“Hormati sesama pengguna jalan. Sudah banyak korban akibat kecelakaan lalu lintas, jangan sampai pelajar menjadi bagian dari statistik tersebut,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Geragai turut menghimbau para pelajar untuk menjauhi praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Lebih lanjut, Kapolsek Iptu Saryono menghimbau kepada pengurus OSIS khususnya, serta seluruh peserta didik pada umumnya, agar tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya atau tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama yang beredar di media sosial.
Sementara itu, kepada majelis guru dan staf SMA Negeri 5 Tanjung Jabung Timur, ia meminta agar terus melakukan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan terhadap seluruh peserta didik. Hal tersebut penting untuk mencegah keterlibatan siswa dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan kekerasan, kekacauan, maupun tindakan perusakan.
Melalui kegiatan upacara bendera ini, diharapkan terjalin sinergi antara pihak kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat hukum, serta memiliki sikap saling menghormati demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.(BSG).
