Yayasan Roemah Kelapa Indonesia Siap Dorong Dukungan Pusat untuk Petani Kelapa Dalam di Tanjab Timur

Tanjabtimur –
Yayasan Roemah Kelapa Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendorong perhatian pemerintah pusat terhadap nasib petani kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur).

Upaya ini diperkuat dengan kehadiran dua peneliti asal Jerman dan Belgia yang melakukan kajian terkait potensi kelapa dan berbagai produk turunannya.

Kehadiran para peneliti internasional tersebut menjadi angin segar bagi pengembangan sektor perkebunan kelapa di daerah pesisir ini. Mereka melakukan penelitian mendalam mengenai pemanfaatan kelapa secara terpadu, mulai dari produk pangan hingga industri turunan bernilai ekonomi tinggi.

Perwakilan Yayasan Roemah Kelapa Indonesia, Galih Batara, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim siap menjadi jembatan atau corong aspirasi petani kepada pemerintah pusat.
Hal ini dinilai penting mengingat potensi besar kelapa dalam di Tanjab Timur yang selama ini belum dikelola secara maksimal.

“Dengan dukungan riset dari peneliti luar negeri ini, kita ingin menunjukkan bahwa kelapa bukan hanya komoditas tradisional, tetapi juga memiliki nilai strategis untuk pengembangan ekonomi daerah. Kami siap menyuarakan ini ke pemerintah pusat agar ada perhatian lebih serius,” ujar Galih.

Menurutnya, petani kelapa dalam di Tanjab Timur masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari harga yang fluktuatif hingga minimnya inovasi pengolahan produk. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kebijakan serta dukungan program dari pemerintah pusat guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Yayasan Roemah Kelapa Indonesia berharap hasil penelitian yang dilakukan dapat menjadi dasar rekomendasi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada petani. Selain itu, pengembangan industri turunan kelapa juga diharapkan mampu membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru di daerah.

Dengan sinergi antara petani, peneliti, yayasan, dan pemerintah, Tanjab Timur diyakini dapat menjadi salah satu sentra pengembangan kelapa nasional yang berdaya saing tinggi di masa depan.(BSG).