Gerakan Pangan Murah Sambut Idul Adha 1447 H, Warga Kecamatan Sadu Serbu Bahan Pokok Murah

TANJAB TIMUR –
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Sadu, Senin (25/5/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan serta menekan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul adha.

Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bank 9 Jambi, serta sejumlah vendor pangan seperti Perum Bulog KC Kuala Tungkal dan TDI Jambi.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nasrul Efendi, Camat Sadu, Lurah Sungai Lokan, Kepala Desa Sungai Itik, serta Kepala Desa Sungai Jambat yang memantau langsung jalannya kegiatan tersebut.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang hari raya. Adapun komoditas yang tersedia di antaranya beras SPHP seharga Rp60 ribu per karung ukuran 5 kilogram, Minyak Kita Rp15.700 per liter, daging paket rendang Rp125 ribu per kilogram, tepung terigu Rp13 ribu per kilogram, gula pasir Rp18.500 per kilogram, hingga telur ayam ras Rp18.500 per pack isi 10 butir. Selain itu, tersedia pula aneka olahan daging seperti sosis dan nugget dengan harga mulai Rp10 ribu per bungkus.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanjab Timur, Nasrul Efendi mengatakan antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak kegiatan dimulai. Warga memanfaatkan program tersebut untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasaran.

“Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Warga yang hadir tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Mereka berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan.(BSG).