RJ.COM – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana introspeksi dan memperkuat semangat untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Fadhil Arief saat menghadiri acara doa bersama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Batang Hari.
Menurut Fadhil, pergantian tahun hijriah tidak seharusnya dimaknai hanya sebagai pergantian angka dalam kalender, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi diri atas berbagai hal yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
“Setiap akhir tahun kita perlu bermuhasabah, melakukan introspeksi terhadap apa yang telah dilakukan, serta merencanakan langkah-langkah perbaikan untuk tahun yang akan datang,” ujar Fadhil Arief.
Ia berharap semangat Tahun Baru Islam dapat mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta berkontribusi positif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Batang Hari.
Dalam kesempatan tersebut, Fadhil juga menyinggung sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah sepanjang tahun lalu, termasuk tekanan fiskal yang berdampak terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Hari.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa berbagai tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Menurutnya, setiap persoalan dapat dihadapi melalui kerja keras, perencanaan yang matang, serta diiringi doa dan keyakinan kepada Allah SWT.
“Allah tidak akan memberikan ujian kepada hamba-Nya di luar batas kemampuannya. Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan,” kata Fadhil.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga optimisme, memperkuat kebersamaan, dan terus mendukung pembangunan daerah agar Kabupaten Batang Hari semakin maju serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.(adv)
