Karhutla DiLokasi DAS Hutan Lindung Gambut Muara Sabak Barat Semangkin Meluas, Sumber Air Minim dan Angin Kencang Jadi Kendala

Tanjab Timur—
Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ditanami pohon kayu putih, Hutan Lindung Gambut (HLG) di Parit Culum I dan Parit Culum II Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, semakin meluas.

Kobaran api terus merambat akibat minimnya sumber air di lokasi. Kondisi tersebut diperparah dengan hembusan angin yang cukup kencang sehingga membuat api lebih cepat menjalar ke area lahan lainnya.

Minimnya ketersediaan sumber air juga menjadi kendala bagi petugas gabungan TNI dan Polri dalam melakukan pemadaman. Petugas di lapangan hanya dapat melakukan upaya pemadaman secara terbatas, sementara pemadaman dari udara dilakukan beberapa kali menggunakan water Bombing.

Pantauan di lokasi, sejumlah personel gabungan terus melakukan pemantauan dan berupaya mencegah api agar tidak semakin meluas. Namun, kondisi lahan yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber air membuat proses pemadaman menjadi tidak mudah.

Danramil 419-01/Muara Sabak Kapten Inf Zulkarnaen beserta Personel Babinsa,
Kasat Reskrim Polres Tanjab Timur, AKP Ahmad Soekany Daulay terlihat berada di lokasi kebakaran, bersama Kapolsek Muara Sabak Barat Iptu Nurhadi Sutrisno, KBO Intelkam Iptu Syafriwal, serta sejumlah personel lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih berada di lokasi dan terus melakukan upaya penanganan terhadap kebakaran lahan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang relatif kering dan angin kencang. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.(BSG).