Tanjab Timur –
Dalam upaya memperkuat rasa cinta Tanah Air dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, Kodim 0419/Tanjab melalui Danramil 419-05/Geragai, Kapten Inf Boimin, menggelar penyuluhan wawasan kebangsaan bagi warga Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Madrasah Nurul Ikhsan, Desa Merbau, dihadiri Kepala Desa Merbau Amiruddin, serta jajarannya, kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Penyuluhan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya menjaga persatuan, memperkuat rasa nasionalisme, serta mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi melalui Danramil 419-05/ Geragai Kapten Inf Boimin mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga merupakan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia menegaskan, semangat kebangsaan perlu terus dipupuk agar masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati perbedaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Danramil 419-05/Geragai Kapten Inf Boimin juga mengingatkan bahwa perkembangan era globalisasi membawa berbagai tantangan yang perlu disikapi secara bijak. Masuknya pengaruh budaya luar dan perubahan pola hidup masyarakat menjadi perhatian bersama agar tidak mengikis nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa.
Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat, terutama dalam membentuk karakter generasi muda agar tetap menjunjung tinggi nilai kesopanan, etika, dan rasa hormat terhadap sesama.
Ia turut menyoroti penggunaan telepon genggam atau HandPhone yang berlebihan di kalangan anak-anak. Jika tidak diawasi dengan baik, kebiasaan tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi perilaku dan interaksi sosial anak, termasuk meningkatkan risiko terjadinya perundungan atau bullying di lingkungan pergaulan.
Karena itu, peran orang tua dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan pendampingan serta pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam penggunaan teknologi digital.
Selain membahas wawasan kebangsaan dan pembentukan karakter generasi muda, Danramil juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.
Ia mengajak seluruh warga Desa Merbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing serta berperan aktif dalam mencegah masuknya narkoba ke tengah masyarakat.
Kapten Inf Boimin menekankan bahwa upaya pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita jaga bersama kampung kita. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang,” tegasnya.
Melalui penyuluhan tersebut, Kodim 0419/Tanjab berharap tumbuh kesadaran bersama di tengah masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat juga diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman, harmonis, dan terbebas dari berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Dengan penguatan wawasan kebangsaan sejak dini, semangat nasionalisme diharapkan tidak sekadar menjadi pemahaman, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Generasi muda sebagai penerus bangsa perlu dibekali dengan karakter yang kuat, rasa cinta Tanah Air, serta kesadaran untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(BSG).
