PUTR Jambi Bangun Infrastruktur Penghubung, Jarak ke Keliling Danau Dipangkas 18 Kilometer

RJ.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung di Kabupaten Merangin dan Kerinci.

Pembangunan jembatan di sejumlah titik tersebut ditujukan untuk membuka akses ant wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Jambi Al Haris meninjau langsung progres pembangunan jembatan di Desa Tiga Alur, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin, Minggu (8/11/2026).

Dalam kunjungan itu, Al Haris didampingi Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi Muzzakir, kepala desa, tim pengawas lapangan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan, serta kontraktor pelaksana.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu penyelesaian maupun kualitas konstruksi.

Al Haris mengatakan, pembangunan jembatan di Desa Tiga Alur diperlukan untuk mengatasi keterbatasan akses masyarakat. Sebelumnya, warga harus melewati aliran sungai untuk menyeberang karena jembatan lama telah rusak diterjang derasnya arus.

“Jembatan ini menghubungkan masyarakat di daerah ini. Sebelumnya, mereka kesulitan menyeberang karena harus melewati air. Dulu pernah ada jembatan, tetapi sudah rusak karena arus cukup deras,” kata Al Haris.

Menurut dia, keberadaan jembatan baru diharapkan tidak hanya mempermudah aktivitas warga, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi baru.

Pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat mendorong perkembangan Desa Tiga Alur, termasuk penataan kawasan desa agar lebih tertata dan nyaman.

Setelah dari Merangin, Al Haris melanjutkan peninjauan pembangunan Jembatan Kelok Sago di Sungai Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pemerintah provinsi juga merencanakan pembangunan Jembatan Pondok di Kerinci pada 2026.

Selain pembangunan jembatan, Dinas PUTR Provinsi Jambi juga menyiapkan pembangunan jalan untuk melengkapi konektivitas antarkawasan tersebut.

Al Haris mengatakan, kombinasi pembangunan Jembatan Kelok Sago, jalan penghubung, dan Jembatan Pondok nantinya dapat memangkas jarak perjalanan menuju wilayah Keliling Danau, Kerinci, hingga sekitar 18 kilometer.

“Tahun depan kita akan bangun jalannya. Insya Allah akhir tahun depan sudah bisa difungsikan. Jembatan Kelok Sago, kemudian jalan yang akan dibangun dan Jembatan Pondok, itu akan memangkas perjalanan sepanjang 18 kilometer,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan secara bertahap. Pemerintah berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Insya Allah bertahap kita lakukan. Akhir tahun depan sudah bisa difungsikan dan memotong jarak menuju Keliling Danau. Mohon doanya, mudah-mudahan cepat selesai,” kata Al Haris.(*)