Tanjab Timur –
Seorang petani lanjut usia bernama Lambak (75) ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun kelapa yang berada di Parit Satu Sungai Niur, Desa Siau Dalam, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kapolsek Muara Sabak Timur AKP Candra Adinata menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika anak korban yang berada di Kota Jambi masih sempat berkomunikasi dengan korban melalui sambungan telepon pada Senin, 12 Januari 2026. Namun pada Jumat berikutnya, saat anak korban kembali mencoba menghubungi, nomor telepon korban sudah tidak aktif.
Merasa curiga karena korban dikenal tinggal seorang diri di kebun pinang miliknya, anak korban kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Muara Sabak Timur. Pencarian pun dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area kebun kelapa.
“Korban selama ini memang tinggal sendiri di sebuah gubuk yang berada di kebun miliknya,” ujar AKP Candra.
Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Inafis Polres Tanjung Jabung Timur, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk menjalani proses autopsi, guna memastikan penyebab kematian.
Namun, kasus ini semakin menyita perhatian setelah anak korban, Yuleng, menyampaikan adanya kejanggalan. Ia mengaku mencurigai hilangnya sebuah badik serta uang tunai milik korban yang diperkirakan mencapai 14 juta rupiah.
Saat jenazah ditemukan, uang yang tersisa di dalam dompet korban hanya sekitar 2 juta rupiah
Selain itu, Yuleng juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, sempat terjadi permasalahan kecil saat komunikasi terakhir dengan korban melalui telepon.
Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa kematian korban tidak sepenuhnya wajar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban serta menelusuri dugaan hilangnya barang dan uang milik korban.(BSG).

















Discussion about this post