Tanjabtimur–
Genap setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari – Muslimin Tanja. Di tengah tekanan efisiensi anggaran akibat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang memangkas belanja daerah hingga Rp87 miliar, keduanya justru mencatat sejumlah capaian signifikan.
Mengusung visi Merata (Membangun Bersama Rakyat untuk Sejahtera) dengan 18 Program Prioritas, Dillah–Muslimin mampu membuktikan kinerja nyata pada tahun pertama pemerintahan.
Program pembangunan tanggul yang ditargetkan 200 kilometer per tahun terealisasi 357,21 kilometer atau 178,60 persen. Di sektor kesehatan, Universal Health Coverage (UHC) berhasil dicapai 100 persen lebih cepat dari target 2027.
Seluruh warga ber-KTP Tanjabtim kini dijamin akses layanan kesehatan, bahkan capaian ini diganjar penghargaan UHC Awards 2026 kategori Madya.
Program Bedah 1000 Rumah juga melampaui target dengan realisasi 433 unit dalam setahun. Sementara Program Bening Desaku menghadirkan ratusan sumur bor dan jaringan air bersih hingga melayani lebih dari 143 ribu penduduk.
Di bidang pendidikan, alokasi anggaran mencapai 24,24 persen dari APBD, melampaui ketentuan nasional. Pembangunan dan rehabilitasi sarana sekolah terealisasi dalam 149 paket pekerjaan, termasuk bantuan lebih dari 10 ribu stel seragam gratis bagi siswa.
Sektor pertanian dan ketahanan pangan turut menunjukkan progres, dengan peningkatan produksi gabah, jagung overtarget, serta pengendalian komoditas cabai. Program UMKM Naik Kelas, Nelayan Sejahtera, pengurangan blankspot telekomunikasi, hingga layanan darurat Call Center 112 juga direalisasikan pada tahun pertama.
Tak hanya itu, Pemkab Tanjabtim kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI dan mempertahankan predikat Informatif dari Komisi Informasi.
Berbagai capaian tersebut dinilai tak lepas dari strategi jemput bola dan sinergi lintas pemerintah yang terus didorong Dillah–Muslimin. Di tengah keterbatasan fiskal, komitmen menjalankan janji politik visi Merata perlahan mulai terwujud.
Setahun berjalan, publik kini menanti konsistensi dan keberlanjutan program agar manfaatnya semakin dirasakan merata oleh seluruh masyarakat Tanjung Jabung Timur. (BSG).
















Discussion about this post