RJ.COM – Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengembangkan objek wisata perkotaan di Muara Bulian melalui revitalisasi kawasan Alun-Alun Batang Hari dan Aek Meliuk. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menyediakan ruang publik bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati Bakhtiar, kawasan yang sebelumnya sepi kini dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan pusat aktivitas warga, terutama kalangan muda.
Salah seorang warga Muara Bulian, Maulana, mengatakan perubahan tersebut mulai terasa dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau dulu untuk mencari tempat nongkrong di Kota Muara Bulian ini sulit. Sekarang ada Aek Meliuk dan Alun-Alun Batang Hari yang ramai setiap malam,” ujar Maulana, Jumat (9/1/2026).
Menurut dia, kedua lokasi tersebut kini menjadi tempat favorit masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman.
Pemerintah daerah menyatakan pengembangan objek wisata perkotaan ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Produk UMKM lokal diintegrasikan ke dalam ekosistem pariwisata, terutama sektor kuliner dan usaha kecil lainnya.
Kehadiran Aek Meliuk dan Alun-Alun Batang Hari dinilai memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM. Peningkatan kunjungan masyarakat berdampak pada naiknya omzet pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi.
Pemkab Batang Hari menyebut pengembangan ruang publik tersebut merupakan bagian dari strategi untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus menciptakan pusat aktivitas sosial yang lebih tertata di kawasan perkotaan. (Adv)


















Discussion about this post