Tanjabtimur –
Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hikmah Sari, secara resmi membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah di Gedung Olahraga Seni (GOS) Paduka Berhala, Kecamatan Muara Sabak Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Dillah menegaskan bahwa ajang O2SN dan FLS3N bukan hanya sekadar perlombaan, namun menjadi wadah penting dalam menggali dan mengembangkan potensi peserta didik, baik di bidang olahraga maupun seni dan sastra.
“Hari ini tugas kita adalah mengeksplorasi bakat anak-anak kita. Pendidikan bukan hanya soal keintelektualan, tetapi juga mendorong semangat dan talenta di bidang olahraga maupun seni,” ujar Bupati Dillah di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.
“Tunjukkan kreasi, tunjukkan sportivitas, dan buktikan kepada dunia apa potensi terbaik kalian untuk mengharumkan nama Tanjabtim hingga ke tingkat nasional,” tegasnya.
Suasana pembukaan semakin semarak ketika Bupati menyapa satu per satu kontingen dari 11 kecamatan yang hadir. Bahkan, Dillah turut memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai kepada peserta dengan yel-yel terbaik dan siswa yang mampu menghafal materi “7 Kebiasaan Anak Hebat”.
Kontingen Kecamatan Sadu berhasil meraih predikat yel-yel terbaik dan mendapatkan hadiah Rp500 ribu. Sementara penghargaan untuk siswa penghafal materi “7 Kebiasaan Anak Hebat” diberikan kepada perwakilan Kecamatan Dendang dari SMPN 24 dengan hadiah senilai Rp500 ribu.
“Hadiah ini khusus untuk beli bakso bersama-sama sebagai tanda kebahagiaan dan prestasi kalian hari ini,” ucap Dillah yang disambut tawa para siswa.
Bupati juga menekankan pentingnya pelaksanaan kompetisi yang jujur dan objektif. Ia meminta seluruh peserta, juri dan panitia menjaga kondusivitas kegiatan serta membangun semangat persahabatan antar sekolah.
“Saya minta kompetisi ini berlangsung kondusif. Junjung tinggi objektivitas, sportivitas dan jadikan momen ini sebagai sarana belajar berkarakter,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabtim, Syafaruddin, menjelaskan bahwa kegiatan O2SN dan FLS3N Tahun 2026 diselenggarakan berdasarkan Permendikbud-Ristek RI Nomor 71 Tahun 2024 tentang Manajemen Talenta Peserta Didik.
Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah strategis dalam mendorong inovasi, kreativitas dan prestasi pelajar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Seluruh peserta yang tampil hari ini telah lolos seleksi tingkat kecamatan dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi maupun kompetensi,” jelas Syafaruddin.
Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti sebanyak 299 peserta didik dari 11 kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Para peserta akan mengikuti berbagai cabang perlombaan olahraga maupun seni dan sastra.
Untuk cabang O2SN dipusatkan di GOS Paduka Berhala dan sejumlah lokasi lainnya dengan mempertandingkan cabang bulutangkis, pencak silat, atletik, renang dan panjat tebing.
Sedangkan FLS3N dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan, Hotel Ratu, Rumah Pintar, SDN 61 Talang Babat dan SMPN 21 dengan cabang lomba menggambar ekspresi, menulis cerita, mendongeng, menyanyi, menari hingga musik tradisional.
Syafaruddin menegaskan, kegiatan ini memiliki tujuan besar dalam membentuk generasi muda yang sehat, kreatif, berprestasi dan berkarakter kuat sesuai nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Selain dihadiri Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan, acara pembukaan turut dihadiri Asisten I Suhas Purojani, Kepala Dinas Kominfo Fajar Alamsyah, Ketua KONI Rustam Hasanuddin, Camat Muara Sabak Barat Vidi Akbar, para kepala sekolah, guru pendamping, panitia pelaksana serta ratusan peserta didik.
Melalui kegiatan O2SN dan FLS3N Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berharap mampu melahirkan atlet dan seniman muda berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat provinsi dan nasional.(BSG).
