Kesbangpol Tanjab Timur melaksanakan Launching Barcode Kotak Amal untuk Deteksi Dini Radikalisme

TANJAB TIMUR –
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sekaligus launching barcode kotak amal, Senin (18/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur tersebut mengangkat tema “Sinergi Forkopimda Dalam Penanganan Radikalisme dan Terorisme Melalui Inovasi Digital Launching Barcode Sebagai Sarana Deteksi Dini di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026”.

Kepala Badan Kesbangpol Tanjab Timur, Zekki Zulkarnaen mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi, komunikasi dan sinergi antar unsur Forkopimda serta stakeholder terkait dalam meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyebaran paham radikalisme dan terorisme.
Menurutnya, pemanfaatan inovasi digital berbasis barcode diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini sekaligus media pelaporan masyarakat terhadap potensi ancaman radikalisme dan terorisme.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud sinergi dan koordinasi yang lebih efektif antar unsur Forkopimda, instansi terkait serta stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanganan radikalisme dan terorisme di Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” ujarnya.

Rakor tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Satgaswil Densus 88 Provinsi Jambi, Kodim 0419/Tanjab, Polres Tanjab Timur dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, para camat, pimpinan masjid, pimpinan pondok pesantren, organisasi masyarakat keagamaan dan kepemudaan serta pelaku UMKM.
Pelaksanaan kegiatan Rakor Forkopimda ini bersumber dari APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2026 melalui DPA Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(BSG)