TANJAB TIMUR –
Isu kemunculan “pocong” yang sempat meresahkan warga di Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dipastikan hanyalah kabar bohong atau hoaks.
Kapolsek Muara Sabak Barat, Iptu Nurhadi Sutrisno menegaskan bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait adanya teror pocong tidak benar dan belum dapat dibuktikan kebenarannya.
Menurutnya, isu tersebut diduga sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat, khususnya pada malam hari.
“Kami memastikan informasi terkait adanya pocong yang meresahkan warga itu adalah hoaks. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap isu yang belum jelas sumber maupun kebenarannya,” ujar Kapolsek.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing untuk ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, baik melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut. Sebab, penyebaran informasi palsu dapat memicu kepanikan dan mengganggu situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Selain itu, ia meminta warga segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Belakangan ini, isu penampakan pocong di wilayah Kelurahan Rano memang ramai diperbincangkan warga. Bahkan sebagian masyarakat mengaku takut untuk keluar rumah pada malam hari akibat kabar tersebut.
Namun setelah dilakukan penelusuran dan pemantauan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya kejadian ataupun bukti terkait teror pocong sebagaimana yang ramai diperbincangkan.
Kapolsek berharap masyarakat tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. “Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.(BSG)
