Tanjabtimur–
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah pesisir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Mendahara, Kamis (11/6/2026), dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bank 9 Jambi, serta sejumlah vendor pangan, yakni Bulog KC Kuala Tungkal, TDI, dan Kios Pangan Vera.
Sejak pagi hari terlihat warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kehadiran Gerakan Pangan Murah ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Mendahara beserta jajaran yang memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah pesisir.
Berbagai komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain beras SPHP sebanyak 1.500 kilogram dengan harga Rp12.000 per kilogram, Minyak Kita sebanyak 600 liter dengan harga Rp15.700 per liter, daging kerbau paket rendang sebanyak 50 kilogram dengan harga Rp125.000 per kilogram, telur ayam ras sebanyak 20 pack dengan harga Rp18.500 per pack, tepung terigu sebanyak 30 kilogram dengan harga Rp11.000 per kilogram, gula pasir sebanyak 100 kilogram dengan harga Rp18.500 per kilogram, serta berbagai produk olahan pangan lainnya.
Kadis Ketahanan Pangan Nasrul Efenddi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, dan pengendalian inflasi daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Tanjung Jabung Timur untuk terus memperkuat upaya stabilisasi harga pangan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki tantangan tersendiri dalam hal distribusi dan akses terhadap bahan pangan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, Bulog, dan pelaku usaha pangan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar sehingga daya beli tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada masyarakat Kecamatan Mendahara yang turut berpartisipasi. Diharapkan Gerakan Pangan Murah dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.(BSG).
