Tanjabtimur –
Modus baru peredaran narkotika kini mulai meresahkan. Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi menemukan adanya penyalahgunaan vape atau rokok elektrik sebagai media untuk menyelundupkan narkoba.
Peringatan itu disampaikan langsung Kepala BNN Provinsi Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin saat berkunjung ke Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur, Rabu 15 Juli 2026.
Kedatangannya disambut Bupati Hj. Dillah Hikmah Sari, bersama Forkopimda dan jajaran OPD. Turut hadir juga Kepala BNNK Tanjab Timur, AKBP Kristian Adiwibawa.
Dalam pertemuan tersebut, Brigjen Pol Asep mengungkapkan keprihatinannya. Vape yang awalnya dikenal sebagai pengganti rokok konvensional, kini disalahgunakan jaringan pengedar.
“Para bandar kini memasukkan berbagai jenis narkotika ke dalam cairan vape. Mulai dari ganja sintetis, sabu cair, hingga etomidate, obat bius yang efeknya sangat berbahaya,” tegasnya.
Menurutnya modus ini sengaja dilakukan karena sulit dikenali masyarakat. Banyak yang mengira vape aman, padahal isinya bisa jadi narkotika.
BNN Provinsi Jambi bahkan mendorong adanya pengawasan ketat hingga pelarangan terhadap vape yang disalahgunakan, demi melindungi generasi muda.
BNN juga mengedukasi masyarakat Tanjab Timur untuk lebih waspada. Berikut ciri-ciri cairan vape yang patut dicurigai:
Fokus utama pembahasan adalah perlindungan pelajar dan remaja. BNN menilai kelompok inilah yang paling rentan menjadi target karena mudah terpengaruh tren.
“Keterlibatan seluruh elemen sangat diperlukan. Pencegahan tidak bisa hanya oleh aparat. Pemerintah daerah, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga orang tua harus bergerak bersama,” katanya.
Bupati Dillah Hikmah Sari mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia berharap sinergi antara BNN Provinsi Jambi dan BNNK Tanjab Timur terus diperkuat.
“Terima kasih atas perhatian BNN. Kita harus sama-sama menjaga anak-anak kita dari bahaya narkoba model baru ini,” ujar Bupati.
Di akhir kunjungan di Kantor BNNK Tanjab Timur Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin juga memberikan motivasi kepada personel BNNK Tanjab Timur agar tetap semangat memberantas peredaran gelap narkotika.
Apresiasi ini disambut baik jajaran BNNK. Mereka menilai dukungan pimpinan akan memperkuat semangat dalam menghadapi tantangan peredaran narkoba yang semakin kompleks.
Kedepannya Pemkab Tanjab Timur dan BNN dan steak holder terkait sama sama berkomitmen memperluas sosialisasi bahaya narkoba gaya baru hingga ke tingkat desa dan kelurahan.(BSG).
