Pemkab Batang Hari Catat Kenaikan UMKM pada 2026, Didominasi Usaha Kuliner

RJ.COM – Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang Hari meningkat sekitar delapan persen pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Batang Hari mencatat jumlah UMKM kini mencapai sekitar 14 ribu unit, naik dari sekitar 13 ribu unit pada 2025.

Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah Disdagkop UKM Kabupaten Batang Hari, Maryati, mengatakan peningkatan jumlah UMKM dipengaruhi oleh bertambahnya pelaku usaha baru, terutama di sektor kuliner.

“Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Batang Hari mengalami peningkatan pada 2026. Dari sekitar 13 ribu UMKM pada 2025, kini jumlahnya telah mencapai sekitar 14 ribu unit,” ujar Maryati, belum lama ini.

Menurut Maryati, salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah pembangunan sejumlah pusat kuliner oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Fasilitas itu membuka peluang bagi masyarakat untuk memulai usaha, khususnya di bidang makanan dan minuman.

“Pusat kuliner itu ada di kawasan Aek Meliuk, Alun-alun Muara Bulian, hingga pusat oleh-oleh. Lokasi-lokasi ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk membuka usaha, khususnya di bidang kuliner,” katanya.

Selain menyediakan lokasi usaha, Disdagkop UKM juga melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan peningkatan kapasitas usaha. Pemerintah daerah juga memfasilitasi akses pembiayaan melalui kerja sama dengan perbankan untuk mendukung pengembangan usaha.

Maryati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus berupaya mendorong pertumbuhan UMKM melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung agar semakin banyak masyarakat yang memulai maupun mengembangkan usahanya.

Dengan jumlah UMKM yang mencapai sekitar 14 ribu unit pada 2026, pemerintah daerah berharap sektor UMKM dapat terus menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. (Adv)