Progres Jalan TMMD ke-130 Tembus 60 Persen Pembangunan Tanggul Desa Merbau Capai 45 Persen

Tanjab Timur –
Pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab di Desa Merbau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, terus menunjukkan perkembangan positif.

Memasuki Senin (19/10/2026), pengerjaan dua sasaran fisik utama, yakni penyiapan badan jalan dan pembangunan tanggul, terus dikebut. Berdasarkan laporan dari lapangan, progres penyiapan badan jalan telah mencapai 60 persen, sementara pembangunan tanggul sudah menyentuh angka 45 persen.

Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras personel Satgas TMMD bersama masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas perekonomian warga.

Penyiapan badan jalan atau rekon memiliki panjang 4.200 meter dengan lebar 8 meter. Sementara itu, pembangunan tanggul dilakukan sepanjang 1.670 meter sebagai bagian penting dari upaya mendukung ketahanan infrastruktur di kawasan tersebut.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0419/Tanjab mengapresiasi perkembangan pekerjaan yang dinilai berjalan sesuai harapan. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari optimalisasi penggunaan alat berat, pengaturan jam kerja, serta dedikasi personel yang bertugas di lapangan.

“Alhamdulillah, progres dua sasaran fisik utama kita hari ini berjalan dengan sangat baik. Jalan sudah mencapai 60 persen dan tanggul mencapai 45 persen. Pencapaian ini tidak lepas dari strategi kita dalam memaksimalkan jam operasional alat berat, ditambah kondisi cuaca yang cukup mendukung sehingga pekerjaan pemadatan tanah bisa berjalan lebih cepat,” jelasnya.

Meski progres pembangunan terus meningkat, Pasiter menegaskan bahwa percepatan pekerjaan harus tetap diimbangi dengan kualitas konstruksi. Menurutnya, jalan dan tanggul merupakan dua bagian infrastruktur yang saling berkaitan sehingga pengerjaannya harus dilakukan secara cermat dan sesuai standar.

Ia menjelaskan, keberadaan tanggul memiliki peran penting dalam membantu menahan luapan air agar tidak menggerus badan jalan. Karena itu, proses pengerjaan dan pemadatan tanggul harus dilakukan secara maksimal demi menjaga kekuatan serta ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.

“Saya selalu menegaskan, secepat apa pun kita mengejar target persentase, kualitas bangunan tetap harus menjadi prioritas utama. Jalan dan tanggul ini merupakan satu kesatuan infrastruktur yang saling melindungi. Oleh karena itu, pemadatannya harus benar-benar maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap pembangunan jalan tersebut tidak hanya selesai sesuai target, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Merbau.

Infrastruktur yang kuat dan memadai diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil perkebunan dan pertanian, serta membuka akses yang lebih baik bagi kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kita tidak hanya ingin jalan ini cepat selesai, tetapi juga tangguh, kokoh, dan tahan lama dalam menghadapi perubahan cuaca maupun beban kendaraan. Dengan begitu, akses perekonomian masyarakat Desa Merbau dapat semakin terbuka,” pungkasnya.

Dengan progres yang terus meningkat dan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat, pengerjaan kedua sasaran fisik tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai target sebelum penutupan TMMD ke-130.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat infrastruktur desa sekaligus meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(BSG).