Camat Bersama Forkopimcam Muara Sabak Barat Tinjau Parit Kanal Dangkal Di Kelurahan Rano

TANJAB TIMUR –
Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Barat bergerak cepat mengantisipasi banjir tahunan yang kerap melanda RT 14 Simpang Garuda, Kelurahan Rano, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Camat Muara Sabak Barat, Vidi Akbar, bersama unsur Forkopimcam turun langsung meninjau kondisi kanal di wilayah tersebut. Dari hasil peninjauan di lapangan, ditemukan sejumlah parit dan kanal mengalami pendangkalan cukup serius. Kondisi ini disebabkan oleh banyaknya rumput liar serta tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Akibatnya, setiap musim penghujan, air meluap dan merendam rumah warga.

“Aliran air tidak berjalan lancar karena kanal dangkal dan tersumbat. Ini yang menjadi salah satu penyebab utama banjir di kawasan ini,” ujar Vidi Akbar di sela peninjauan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak kecamatan langsung melakukan koordinasi dengan para pemilik perkebunan di sekitar lokasi. Mereka diminta untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan melakukan normalisasi kanal secara berkala.

Selain itu, kegiatan peninjauan juga melibatkan perwakilan dari Sumber Daya Air Dinas PUPR serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjung Jabung Timur guna mengidentifikasi secara teknis penyebab banjir dan langkah penanganannya.

Salah satu warga RT 14, Danton, berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil tindakan nyata. Ia mengungkapkan bahwa banjir sudah terjadi dalam dua tahun terakhir dan kini semakin parah hingga masuk ke dalam rumah warga.

“Kami berharap parit dan kanal segera dibersihkan. Sudah dua tahun ini banjir terus terjadi, bahkan sekarang air sudah masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa peran pemilik perkebunan sangat penting dalam mencegah banjir. Mereka diimbau untuk tidak mengabaikan kondisi lingkungan sekitar dan rutin melakukan pembersihan kanal.

Langkah kolaboratif antara pemerintah, instansi terkait, dan pemilik perkebunan diharapkan mampu menjadi solusi efektif agar banjir tidak lagi menjadi ancaman tahunan bagi masyarakat RT 14 Simpang Garuda.(BSG).