TANJAB TIMUR –
Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, bersama staf ahli dan sejumlah kepala OPD menerima kunjungan peneliti sekaligus pengusaha sabut kelapa asal Belgia, Marc Van Dael, dalam rangka menjajaki pengembangan industri kelapa di kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Marc Van Dael dikenal sebagai pakar di bidang produk turunan kelapa, khususnya cocopeat atau serbuk sabut kelapa yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar global.
Kehadirannya di Tanjab Timur didampingi Galih Barata, Tim Yayasan Roemah Kelapa Indonesia.
Kunjungan ini difokuskan pada pengenalan teknologi pengolahan produk turunan kelapa, sekaligus membuka peluang investasi kolaboratif guna memperkuat industri kelapa dari hulu hingga hilir.
Selain itu, Marc Van Dael juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat potensi budidaya serta industri pengolahan kelapa di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Hal ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan seluruh bagian kelapa agar memiliki nilai tambah yang maksimal.
Wakil Bupati Muslimin Tanja menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama investasi (co-investment) untuk pengembangan sektor kelapa secara berkelanjutan di Tanjab Timur.
“Pertemuan ini menjadi pintu masuk untuk kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan industri kelapa. Kita berharap ke depan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para petani kelapa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) direncanakan akan berperan sebagai jembatan antara investor dan petani lokal dalam merealisasikan kerja sama tersebut.
Pemerintah daerah berharap, wacana yang telah dibahas dalam pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti menjadi program konkret yang mampu mendorong kemajuan sektor perkebunan kelapa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(BSG).
