Tim Transisi Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat Tanjab Timur Jelang MPLS

Tanjabtimur –
Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Tim Transisi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur memastikan kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu Tanjung Jabung Timur untuk menyambut ratusan siswa baru.

Pengecekan kesiapan sekolah dilakukan Tim Transisi Pemkab Tanjung Jabung Timur bersama Balai Wilayah Sumatera Enam Provinsi Jambi, pihak kontraktor, serta para guru, usai menggelar rapat koordinasi, Senin (27/7/2026).

Dalam pengecekan tersebut, tim meninjau secara menyeluruh berbagai fasilitas yang akan digunakan para siswa, mulai dari ruang kelas, asrama, ruang makan, hingga sejumlah sarana pendukung lainnya.

Vice Principal Sekolah Rakyat Tanjung Jabung Timur, Hendra Permana, mengatakan secara fungsional fasilitas utama sekolah telah siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar dan aktivitas siswa.

“Secara fungsional seluruh fasilitas sudah siap. Ruang belajar, asrama, air bersih, hingga pasokan listrik sudah disiapkan dengan dukungan dari Kementerian PUPR,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, sebanyak 270 siswa dijadwalkan mulai masuk ke Sekolah Rakyat Tanjung Jabung Timur. Para siswa tersebut terdiri dari 30 siswa jenjang SD, 120 siswa jenjang SMP, dan 120 siswa jenjang SMA.

Para siswa rencananya mulai masuk pada 30 Juli 2026. Selanjutnya, kegiatan MPLS dalam rangkaian agenda open house dijadwalkan dimulai pada 31 Juli 2026.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Wilayah Sumatera Enam, Marchel, menjelaskan bahwa pembangunan gedung Sekolah Rakyat saat ini telah memasuki tahap akhir.

Menurutnya, meski masih terdapat sejumlah penyempurnaan kecil, seluruh fasilitas utama sekolah dipastikan aman dan dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan.

“Secara keseluruhan pembangunan sudah berada di tahap akhir. Masih ada beberapa penyempurnaan kecil, namun fasilitas utama sudah aman digunakan. Target penyelesaian keseluruhan ditargetkan rampung pada Agustus mendatang,” jelasnya.

Dengan kesiapan sarana dan prasarana tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur optimistis pelaksanaan MPLS serta proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi yang menerapkan sistem berasrama dapat berjalan lancar.

Kesiapan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi 270 siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Tanjung Jabung Timur.(BSG).