Dinas Parbudpora Tanjab Timur Gelar Rapat Sektoral Perkuat Pengembangan Kampung Wisata Kuala Jambi

Tanjabtimur–
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Parbudpora), digelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penguatan Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) dan pemaparan rencana kerja Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kuala Jambi sebagai bagian dari percepatan pengembangan kawasan Kampung Wisata Tanjung Solok.

Rapat Lintas Sektoral tersebut berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (30/7/2026). Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Idris, SH., MH., didampingi Kepala Dinas Parbudpora Tanjab Timur, Drs. Arman. Turut hadir sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, TP-PKK Kabupaten Tanjab Timur, Camat, lurah, serta pengurus Pokdarwis Tanjung Solok dan Pokdarwis Kampung Laut.

Dalam sambutannya Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan. Idris. S.H. M.H menegaskan bahwa pembangunan destinasi wisata tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat setempat.

“Melalui koordinasi ini diharapkan seluruh program pengembangan wisata dapat berjalan selaras sehingga mampu meningkatkan kualitas destinasi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Idris, rapat koordinasi ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mempercepat pengembangan Kampung Wisata sebagai representasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur periode 2025–2030 melalui program Bupati dan Wakil Bupati “MERATA”

Dinas Parbudpora telah melakukan pendampingan intensif, survei lapangan, serta kaji tiru desa wisata selama kurang lebih dua bulan sebagai dasar penyusunan rencana pengembangan Kampung Wisata Kuala Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Parbudpora Tanjab Timur, Drs. Arman, mengatakan target utama rapat koordinasi ini adalah menghasilkan kesepakatan lintas sektor dan OPD dalam mendukung pengembangan kampung wisata yang telah terbentuk melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Ia mengungkapkan, Dinas Parbudpora menargetkan dua kelurahan di Kecamatan Kuala Jambi dapat melaksanakan Soft Launching Kampung Wisata pada Oktober 2026 sebagai bentuk komitmen mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Selain itu, pada tahun ini Dinas Parbudpora juga akan mengajukan penambahan anggaran untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menambah pendapatan Pokdarwis melalui penyediaan kapal atau perahu wisata yang nantinya akan dikelola langsung oleh Pokdarwis.

“Kami juga berharap adanya dukungan melalui kegiatan swakelola dalam pembangunan sarana dan prasarana kampung wisata. Sejumlah pihak swasta juga telah melakukan survei, salah satunya PT Pegadaian di Kelurahan Tanjung Solok. Atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kami mengucapkan terima kasih,” kata Arman.

Menurutnya, keberadaan Kampung Wisata akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor ekonomi masyarakat, mulai dari sektor nelayan, UMKM, penginapan, kuliner hingga jasa lainnya. Selain menjadi destinasi wisata baru, kawasan tersebut juga akan menjadi media promosi potensi daerah, khususnya Kecamatan Kuala Jambi.

Arman berharap dukungan seluruh pihak dapat terus mengalir sehingga pengembangan Kampung Wisata mampu memperkokoh industri pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan memiliki daya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Parbudpora juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk mendukung pengembangan Kampung Wisata, di antaranya pengadaan stimulan Kampung Wisata Tahun Anggaran 2027, penyediaan kapal wisata melalui perubahan anggaran, pembangunan gapura selamat datang, peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi para pendamping, pengembangan seni budaya Melayu bagi anak-anak penari dan pemusik, serta penyelenggaraan Festival Kuala Jambi yang mengangkat adat dan budaya Melayu.

Melalui sinergi lintas sektor yang telah dibangun, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur optimistis pengembangan Kampung Wisata Kuala Jambi akan menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah secara berkelanjutan.(BSG)