Tanjabtimur —
Jajaran Polsek Dendang, bergerak cepat menanggapi laporan dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak laki-laki berusia 5 tahun berinisial AZAR. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu, bertempat di wilayah setempat.
Kapolsek Dendang Iptu Sunarto menjelaskan bahwa laporan tersebut diterima langsung dari orang tua korban bernama Ahmad Syukur (seorang petani yang tinggal di SK 8 Kiri, Jaya Indah) pada pukul 19.45 WIB di hari yang sama.
Menurut Kapolsek Dendang Iptu Sunarto. Berdasarkan keterangan orang tua korban, insiden bermula sekira pukul 10.00 WIB ketika korban berinisial AZAR sedang bermain di halaman depan rumah.
Secara tiba-tiba, datang dua orang laki-laki tidak dikenal yang mendekati korban dan menawarkan untuk membelikan jajanan. Korban yang tergiur ajakan tersebut akhirnya menurut dan naik ke atas sepeda motor milik kedua pelaku dengan tujuan membeli jajanan di toko dekat apotik tempat korban biasa berbelanja.
Namun, situasi berubah mencurigakan ketika kendaraan melewati toko yang dimaksud dan kedua pelaku enggan menghentikan laju motornya.
” Setelah melewatitoko tersebut, AZAR sempat menunjuk toko yang dimaksud tempat ia biasa membeli jajan, akan tetapi kedua pelaku enggan menghentikan sepeda motornya, hal ini membuat AZAR menangis histeris”tutur kapolsek dalam laporannya.
Tangisan histeris korban rupanya membuat kedua pelaku panik. Takut menarik perhatian warga, keduanya akhirnya menurunkan korban di pinggir jalan. Setelah diturunkan, korban yang ketakutan langsung berjalan kaki pulang ke rumahnya dan menceritakan seluruh kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya.
Menanggapi laporan tersebut, Polsek Dendang langsung mengambil sejumlah langkah taktis guna mengusut tuntas kasus ini serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Iptu Sunarto langsung memerintahkan Kanit Intelkam untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait rencana percobaan penculikan anak tersebut. Kemudian memerintahkan kanit Reskrim untuk melakukan olah TKP dan untuk segera mengecek rekaman CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi mata.
Kapolsek menjelaskan, pemerintah Desa telah Mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, khususnya pengawasan ketat terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah.
Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih berhati-hati dan mengawasi buah hati mereka agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur.(B$G).
